Tugas Softskill Sistem Informasi Psikologi

NAMA: Tiara Nabilla

NPM: 17512374

KELAS: 4PA04

MATA KULIAH: Sistem informasi Psikologi (Softskills)

NAMA KELOMPOK:  Bidik Jarwa

NAMA ANGGOTA KELOMPOK:

  • Amanda Febrianti
  • Anggi Fitaloka
  • Asri Puspaningsih
  • Mulyati Kala Bombang
  • Muthmainah
  • Ratih Purwasih
  • Tiara Nabilla

Link Web:

https://bidikjarwadotcom.wordpress.com

Advertisements

MANFAAT DAN KERUGIAN STRUKTUR FUNGSIONAL DAN STRUKTUR DIVISIONAL

Manfaat struktur fungsional

· Komunikasi dan jaringan keputusannya sederhana

· Mempertahankan tingkat pengendalian strategi pada tingkat manajemen puncak

· Dapat mendelegasikan keputusan operasional sehari-hari

· Menyederhanakan pelatihan spesialis fungsional

· Menyederhanakan pelatihan untuk para spesialis fungsional

· Mempermudah pengukuran output dan hasil dari setiap fungsi

Manfaat struktur divisional

· Mempunyai fleksibilitas pada struktur perusahaan

· Mempermudah koordinasi antar fungsi

· Dapat mempertahankan spesialisasi pada tiap divisi

· Membuka kesempatan karir

· Menimbulkan kompetisi didalam organisasi

Kerugian struktur fungsional dan struktur divisional

Kerugian struktur fungsional

· Menyebabkan spesialisasi yang sempit

· Mendorong timbulnya persaingan dan pertentangan antar fungsi

· Mengakibatkan sulitnya koordinasi diantara bidang-bidang fungsional

· Dapat menyebabkan tingginya biaya koordinasi antar fungsi

· Identifikasi karyawan dengan kelompok spesialis, sehingga membuat perubahan menjadi sulit

· Membatasi pengembangan keterampilan manajer yang lebih luas

Kerugian struktur divisional

· Mengakibatkan turunnya komunikasi antara spesialis fungsional

· Sangat potensial untuk ketidak konsekuenan antar divisi

· Biayanya relatif tinggi

Daftar Pustaka:

Hari Purnomo, Setiawan., Zulkieflimansyah. (1996). Manajemen Strategi: Sebuah Konsep Pengantar. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Abdul Mukhyi, Muhammad., Hadi Saputro, Imam. (1995). Pengantar Manajemen Umum. Depok: Gunadarma.

Tisnawati Sule, Ernie., Saefullah, Kurniawan. (2005). Pengantar Manajemen. Jakarta: Kencana.

Apa itu Manajemen dan Kepemimpinan?

MANAJEMEN!

Secara leksikal manajemen bisa di terjemahkan sebagai mengelola, kata dasar nya berasal dari bahasa inggrismanage. Kata manjement dalam bahsa inggris sendiri berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement yang berarti seni melaksanakan dan mengatur.

Salah seorang ahli manajemen Ricky W.Griffin mendefinisikan manajmene sebagai :nsuatu proses untuk menyediakan sarana dan sumber daya, serta mempergunaknnya sedemikian rupa, sehingga berhasil mencapai sasaran atau tujuan dengan efektif (tepat) dan efisien (hemat).

Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementraa efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisasir, dan sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan.

Orang yang berwenang dan bertanggung jwab dalam menjalankan fungsi manajemen di sebut menajer. Jadi manajer adalah kata benda, berwujud orang yang berkuasa menjalankan tugas manjerial. Manajer juga sering diartikan sebagai seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengatur dan mengarahkan kegiatan-kegiatan mereka guna untuk mencapai tujuan.

Selain sebagai definisi, manajmene juga bisa berupa kata kerja dimana pengaruhnya bisa dirasakan. Misalnya kita sering berkata : manajemen tidak menyetujui usulan karyawan, manajemen perusahaan telah mengambil kebijaksanaan untuk merumahkan sebagai karyawan, dan sebagainya. Jadi manajemen disini adalah suatu kata kerja.

Apabila suatu organisasi perusahaan di pimpin oleh satu orang, menyebut manajemen sama artinya menyebut manajer. Namun, apabila suatu organisasi dipimpin oleh sekelompok orang, menyebut manajemen tidaklah sama dengan menyebut manajer.

Seseorang dapat saja menjalankan fungsi manajemen walaupun ia bukan seorang manajer, tetapi orang yang di sebut manajer selalu menjalankan fungsi manajemen. Jadi, kalau ada amanjer yang tidak menjalankan fungsi manajemen  berarti ia belum layak menjadi manajer.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli:

Menurut Mary Parker Follet Manajemen Adalah sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi

Menurut Ricky W. Griffin Manajemen Adalah sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal

Menurut Drs. Oey Liang Lee Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Menurut Prof. Eiji Ogawa Manajemen adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan Pengendalian kegiatan-kegiatan termasuk system pembuatan barang yang dilakukan oleh organisasi usaha dengan terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran untuk kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi lingkungan yang berubah.

Fungsi manajemen

Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu:

1.       Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.

2.       Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.

3.       Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.

Jenis – jenis manajemen

a.       Manajemen Sumber Daya Manusia adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa konstan ataupun bertambah

b.       Manajemen Pemasaran adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada    intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen, dana bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan

c.        Manajemen Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi

d.       Manajemen Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh, dan dengan cara bagaimana modal yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan

e.        Manajemen Informasi adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus bertahan dalam jangka panjang. Untuk memastikan itu manajemen informasi bertugas untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan kegiatan perusahaan baik informasi internal maupun eksternal, yang dapat mendorong kegiatan bisnis yang dijalankan tetap mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat.

KEPEMIMPINAN!

Kepemimpinan (leading) berarti menggunakan pengaruh untuk memotivasi karyawan guna mencapai tujuan – tujuan organisasional. Kepemimpinan berarti menciptakan nilai – nilai dan budaya bersama, mengomunikasikan tujuan – tujuan kepada karyawan di seluruh organisasi, dan menyuntikkan semangat untuk memperlihatkan kinerja tertinggi kepada karyawan.

Pakar kepemimpinan John Maxwell menggambarkan kepemimpinan sebagai kemampuan memeberi “pengaruh positif” kepada orang lain. beberapa orang mengatakan bahwa pemimpin sudah bakat memimpin sejak lahir, namum penelitian membuktikan bahwa hal itu salah. Pemimpin tidaklah dilahirkan, mereka menjadi pemimpin karena mereka belajar untuk memimpin.

Menjadi manajer tidak otomatis menjadikan anda sebagai pemimpin. Kepemimpinan hanya dapat anada perolah melalui proses pelatihan dan latihan yang terus menerus. Seorang manajer harus menguasai kepemimpinan karena rahasia kesuksesan para manajer dalam mengantarkan kesuksesan bagi organisasinya ada pada kemampuan kepemimpinannya (memengaruhi orang lain).

Macam – Macam Gaya Kepemimpinan :

Gaya kepemimpinan otoriter atau otokrasi, artinya sangat memaksakan kehendak kekuasaannya kepada bawahan.

Gaya kepemimpinan demokratis, artinya bersikap tengah antara memaksakakan kehendak dan memberi kelonggaran kepada bawahan.

Gaya kepemimpinan laissez fasif, yakni sikap membebaskan bawahan.

Gaya kepemimpinan situasional, yakni suatu sikap yang lebih melihat situasi: kapan harus bersikap memaksa, kapan harus moderat, dan pada situasi apa pula pemimpin harus memberikan keleluasaan pada bawahan.

Berikut menurut beberapa ahli:

Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.

Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.

Moejiono (2002)

memandang bahwa leadership tersebut sebenarnya sebagai akibat pengaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya. Para ahli teori sukarela (compliance induction theorist) cenderung memandang leadership sebagai pemaksaan atau pendesakan pengaruh secara tidak langsung dan sebagai sarana untuk membentuk kelompok sesuai dengan keinginan pemimpin (Moejiono, 2002).

Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.

Dari berbagai definisi yang ada, maka dapat dikatakan bahwa Kepemimpinan adalah :

* Seni untuk menciptakan kesesuaian paham

* Bentuk persuasi dan inspirasi

* Kepribadian yang mempunyai pengaruh

* Tindakan dan perilaku

* Titik sentral proses kegiatan kelompok

* Hubungan kekuatan/kekuasaan

* Sarana pencapaian tujuan

* Hasil dari interaksi

* Peranan yang dipolakan

* Inisiasi struktur

Berbagai pandangan atau pendapat mengenai batasan atau definisi kepemimpinan di atas, memberikan gambaran bahwa kepemimpinan dilihat dari sudut pendekatan apapun mempunyai sifat universal dan merupakan suatu gejala sosial.

Contoh Kasus : Hartoyo sebagai Manajer

Drs. Hartoyo telah menjadi manajer tingkat menengah dalam departemen produksi suatu perusahaan kurang lebih 6 bulan. Hartoyo bekerja pada perusahaan setelah dia pensiun dari tentara. Semangat kerja departemennya rendah sejak dia bergabung dalam perusahaan. Beberapa dari karyawan menunjukkan sikap tidak puas dan agresif.

Pada jam istirahat makan siang, Hartoyo bertanya kepada Drs. Abdul Hakim, AK, manajer departemen keuangan, apakah dia mengetahui tentang semangat kerja yang rendah dalam departemen produksi. Abdul Halim menjawab bahwa dia telah mendengar secara informal melalui komunikasi “grapevine”, bahwa para karyawan Hartoyo merasa tidak senang dengan pengambilan semua keputusan yang dibuat sendiri olehnya. Dia (Hartoyo) menyatakan, “dalam tentara, saya membuat semua keputusan untuk bagian saya, dan semua bawahan mengharapkan saya untuk berbuat seperti itu.”

Pertanyaan kasus : 

1.    Gaya kepemimpinan macam apa yang digunakan oleh Hartoyo? Bagaimana keuntungan dan kelemahannya?

Jawab :

Gaya kepemimpinan yang digunakan oleh hartoyo adalah gaya kepemimpinan otoriter, yaitu gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Pada gaya kepemimpinan otoriter ini, pemimpin mengendalikan semua aspek kegiatan. Pemimpin memberitahukan sasaran apa saja yang ingin dicapai dan cara untuk mencapai sasaran tersebut, baik itu sasaran utama maupun sasaran minornya.

dal hal ini ada beberapa keuntungan dan kelemahan dari gaya kepemimpinan Hartoyo. Pertama keuntungannya pada diri Hartoyo sendiri dia dpt mengambil sikap secara langsung, kedua para bawahan Hartoyo tidak akan terlalu pusing dalam menentukan suatu hal karna sudah langsung dari Hartoyo. Kelemahannya adalah Hartoyo terlihat tidak demokratis dalam menentukan suatu sikap dan juga Hartoyo sendiri terlihat lebih mementingkan egonya diantara bawahan-bawahannya.

REFERENSI!

Armala.2013.Menjadi Manajer Itu Gampang. PT.Gramedia:Jakarta
Karjadi, M. 1981.  Kepemimpinan (leadership). Pelita, Bogor.
Kartono, Kartini. 2001. Pemimpinan dan Kepemimpinan. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
  
by: Tiara Nabilla(17512374)

Tugas PTI POLARISASI KELOMPOK

Polarisasi Kelompok
 
Polarisasi kelompok adalah kecenderungan ke arah posisi yang ekstrem. Bila sebelum diskusi kelompok para anggota mempunyai sikap agak mendukung tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan lebih kuat lagi mendukung tindakan itu. Sebaliknya, bila sebelum diskusi para anggota kelompok agak menentang tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan menentang lebih keras.
Polarisasi akan mendorong ekstremisme dalam kelompok gerakan social atau politik. Kelompok seperti ini biasanya menarik anggota-anggota yang memiliki pandangan yang sama. Ketika mereka berdiskusi, pandangan yang sama ini makin dipertegas sehingga mereka makin yakin akan kebenarannya (self-rightteousness).
 
Mungkin nampak layak untuk berasumsi bahwa kelompok akan lebih berhati-hati didalam pembuatan keputusan dibanding individu. Pembuatan keputusan kelompok, baik melalui konsensus maupun melalui aturan mayoritas, mungkin diharapkan untuk menjadi lebih sedikit bersifat extremity-prone dibanding keputusan individu. Bagaimanapun, bukti yang melimpah menyatakan bahwa hal ini adalah tidak selalu seperti kasus diatas. Khususnya, manakala anggota individu dari suatu kelompok ditempatkan kearah resiko, proses diskusi kelompok akan memperkuat kecenderungan tersebut. Sebagai hasilnya, keputusan kelompok menjadi lebih penuh resiko dibanding rata-rata kecenderungan anggota yang semula kita perkirakan ( Whyte, 1989). Perwujudan ini disebut “pergeseran yang penuh resiko”.
 
Pergeseran yang penuh resiko adalah suatu subset gejala pergeseran pilihan yang mengundang polarisasi kelompok ( Kerr, 1992). Kecenderungan yang sama kearah polarisasi dapat dilihat didalam kelompok, dimana anggota pada awalnya secara relatif berhati-hati. Setelah diskusi kelompok, kelompok ini memajang sesuatu bahkan yang lebih kuat dalam penghindaran resiko. Di dalam polarisasi umum mengacu pada suatu peningkatan didalam ekstrimitas rata-rata tanggapan pokok materi populasi tanggapan. Efek ini telah dipertunjukkan, tidak hanya untuk pilihan resiko dan penghindaran resiko, tetapi juga untuk sikap ke arah isu seperti hukuman mati atau peperangan, pertimbangan fakta dan persepsi orang ( Myers dan Lamm, 1976).
 
Dalam semua kasus proses diskusi kelompok cenderung untuk memperdalam pendapat anggota kelompok. Ini hanya benar, bagaimanapun, jika anggota kelompok yang pada awalnya pada dasarnya setuju. Efek polarisasi adalah juga terbatas pada isu secara relatif penting. Jika isu kelompok cukup tak penting depolarisasi dapat terjadi: setelah diskusi kelompok posisi rerata adalah lebih sedikit ekstrim dibanding sebelumnya ( Kerr, 1992).
 
 
Sumber : 
 
 
by: TIARA NABILLA(17512374)

Tugas PTI KOMUNITAS ONLINE

Komunitas Online 
 
Istilah kata komunitas berasal dari bahasa latin, communitas yang berasal dari kata dasar communis yang artinya masyarakat, publik atau banyak orang.
Wikepidia bahasa indonesia menjelaskan pengertian komunitas sebagai sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagai lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama.
 
Komunitas online merupakan sekelompok orang dalam berkomunikasi menggunakan internet sebagai media utama dan tidak mengandalkan pertemuan langsung secara fisik.
 
Di era internet siapapun bisa membuat dan menyebarkan informasi, namun sepenting apapun informasi itu bila hanya disuarakan satu orang onliner atau gaungnya tidak akan terdengar. Disinilah peran sebuah komunitas online diperlukan, sebuah informasi bila disuarakan secara bersama- sama  oleh komunitas online tentu gaungnya akan besar terdengar, yang bisa menarik perhatian media mainstrem tentunya informasi penting yang gaungkan para onliner ini akan menjadi informasi yang diketahui banyak orang.
 
Namun onliner juga manusia, merasa tak afdol jika belum berinteraksi lansung secara fisik dengan onliner lainnya. Terjadilah pertemuan para onliner didunia nyata yang umumnya di namakan Kopdar.
Kopdar adalah suatu bentuk komunikasi nyata pelaku dunia maya dimana orang yang ikut kopdar itu bisa saling berkenalan secara pribadi atau sharing ilmu dan pengalaman.
Tak bisa dipungkiri bahwa secara psikologis jika seseorang rutin bertemu dan berinteraksi dengan orang lain yang mempunyai kesamaan minat di sebuah komunitas akan menimbulakan ikatan emosional tersendiri di hati orang tersebut terhadap komunitasnya.
 
Macam- macam komunitas online:
1. Facebook
2. Twitter
3. Kaskus
4. Dll
 
Kemampuan komunitas online untuk menyatukan manusia dalam ruang lingkup global bisa mendatangkan banyak manfaat Tetapi berhati- hatilah karena cakupannya yang terlalu besar. Komunitas online bisa menjadi tempat strategis bagi para penjahat untuk mengincar anda. Yang sering terjadi biasanya adanya pencurian identitas dan pelecehan. Kebanyakan korbannya adalah anak- anak. Selain itu banyak psikolog yang mengkhawatirkan bahwa terlalu banyak berinternet membuat orang melupakan kehidupan nyata di masyarakat.
 
 
Sumber:
 
by: TIARA NABILLA(17512374)

Tugas PTI DAMPAK POSITIF & DAMPAK NEGATIVE DARI INTERNET

Dampak Positif & Negatif Internet
 
Internet bukanlah sebuah bencana, sebaliknya, jelas internet telah membantu proses pencerdasan bangsa, mengubah dunia menjadi sebuah kampung kecil, dimana jarak dan waktu tidak lagi menghambat penyebaran informasi. Komunikasi antar manusia, walau jauh jaraknya, kini dengan adanya berbagai jejaring sosial telah memudahkan interaksi. Internet telah menjadikan dunia penuh dengan kemajuan, di desa dan di pelosok terdalam sekalipun dapat mengikuti setiap detik perkembangan dunia, pemerataan informasi dan pengetahuan semakin dirasakan nyata. Kembali pada apa yang dilakukan seseorang dalam menggunakan teknologi ini, apakah bermanfaat atau tidak? apakah baik atau buruk?
 
Dampak positif internet sendiri sudah bisa dipastikan memberi sumbangsih yang sangat besar bagi peradaban manusia, semisal dalam hal transfer teknologi, karena adanya internet informasi yang harus disampaikan dapat diterima dengan hitungan detik. Dibawah ini merupakan beberapa dampak positif dari internet bagi manusia :
 
1. Rajin Membaca
Internet merupakan dunia maya yang penuh dengan informasi. Dampak Positif Internet baik informasi yang memang anda butuhkan untuk pekerjaan, atau sekedar untuk mencari hiburan, dan bisa berupa artikel atau video. Sadar atau tidak, anda telah menjadi orang yang lebih sering membaca karena internet. Rajin membaca dapat melatih otak untuk berpikir lebih baik dan meningkatkan konsentrasi. Apabila berita atau artikel yang anda baca berbahasa asing, tentu saja anda juga dapat melatih kemampuan berbahasa asing anda sekaligus.
 
2. Berwawasan Luas
Hal ini sebenarnya berhubungan dengan rajin membaca. Apabila anda mengunjungi salah satu situs informasi, mungkin anda akan kaget apabila melihat banyaknya topik yang dibahas oleh situs tersebut.  Dampak Positif Internet Mulai dari politik, kesehatan, film, musik, hingga informasi regional seperti khusus daerah Jawa Barat pun tersedia. Menggunakan internet untuk mengakses situs-situs informasi seperti ini akan menambah wawasan anda. Menjadi seseorang dengan wawasan yang luas tidak pernah menjadi hal yang buruk, bahkan anda bisa menjadi terlibat dalam setiap pembicaraan dan menjadi mudah bergaul.
 
3. Berpikiran Terbuka
Selain sebagai sumber informasi, internet juga dapat digunakan untuk bersosialisasi. Situs jejaring sosial kini sudah menjamur, berbagai macam situs dengan kelebihannya masing-masing dapat anda gunakan secara bebas. Namun tak sedikit orang yang menggunakan situs jejaring sosial sebagai media untuk berekspresi, seperti publik-publik figur yang mencoba untuk menjadi pusat perhatian dengan memberikan komentar-komentar yang kontroversial di jejaring sosial mengenai isu-isu tertentu, yang tentu saja bisa dibaca siapa saja. Suka atau tidak, orang-orang seperti ini, beserta komentar yang dilontarkan, bisa membuat hidup anda menjadi lebih berwarna.
 
4. Meningkatkan penguasaan teknologi
Melalui internet, para pelajar akan dihadapkan pada kebiasaan mengakses dan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi, khususnya komputer, baik dari segi pemanfaatan, perawatan, atau bahkan perbaikan. Hal ini secara tidak langsung akan menambah ilmu-ilmu praktis bagi mereka.
 
5. Menumbuhkan kreativitas
Dengan internet, para pelajar akan banyak menemukan ide-ide cemerlang yang dapat mereka aplikasikan dalam kehidupan nyata. Beragam jenis tutorial dan cara-cara praktis seputar kehidupan disuguhkan dengan bahasa yang mudah dipahami. 
 
6. Menambah pertemanan 
Melalui internet, para pelajar dapat berkenalan dengan orang-orang dari berbagai penjuru dunia. Jarak, ruang, dan waktu seolah tidak mampu membatasi interaksi tersebut sehingga pelajar akan lebih mudah bergaul dan bersosialisasi.
 
Dibalik dampak positifnya yang sangat menguntungkan ternyata, kemajuan teknologi memiliki dampak negatif yang sangat merugikan. Mengapa demikian ? Salah satu faktornya adalah ulah dari manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab yang menyalahgunakan fungsi dari kemajuan teknologi tersebut. Mereka tidak berfikir apa dampak yang akan terjadi pada generasi penerus bangsa kita selanjutnya.
 
Berikut merupakan dampak negatif dari kemajuan teknologi yang disalahgunakan :
 
  1. Pornografi
    Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
     
  2. Violence and Gore
    Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
  3. Penipuan
    Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
  4. Carding
    Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
  5. Perjudian
    Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya. 
Sumber :
 
by: TIARA NABILLA(17512374)

Tugas PTI INTERNET ADDICTION

Internet Addiction 
 
Majunya perkembangan teknologi membuat seseorang menjadi kecanduan internet. Tidak seperti alkohol atau obat- obatan terlarang. Menggunakan internet bisa memberikan hasil- hasil positif seperti memberikan informasi up to date hingga bisa meningkatkan karir anda.
Situs jejaring sosial telah menambahkan dimensi kepada hidup dan orang tiba- tiba mudah menemukan banyak teman.
 
Bukan hal yang mustahil bila ada orang yang merasa kecanduan dan susah untuk meninggalkan kebiasaan menggunakan internet. Kecanduan atau adiksi terhadap internet terlihat dari insensi waktu yang digunakan seseorang untuk terpaku berjam- jam bahkan ada yang sampai berhari- hari di depan komputer atau segala macam alat elektronik yang memiliki koneksi internet, banyaknya waktu yang mereka gunakan untuk online membuat mereka tidak peduli dan lupa dengan aktivitas lainnya dan kehidupan sekitar mereka.
 
Internet Addiction Disorder ( IAD ) atau gangguan kecanduan internet meliputi segala macam hal yang berhubungan dengan internet seperti jejaring sosial, email, pornografi, judi online, chatting, dll.
Jenis gangguan ini memang tidak tercantum pada manual diagnostik dan statistikgangguan mental, atau yang biasa disebut dengan DSM. Namun secara bentuk dikatakan dekat dengan bentuk kecanduan  akibat judi, selain itu badan himpunan psikologi di amerika serikat secara formal menyebutkan bahwa kecanduan ini termasuk dalam salah satu bentuk gangguan.
Sesuatu menjadi kecanduan ketika hal tersebut mempengaruhi aktivitas sehari- hari dan kemampuan seseorang untuk menikmati hidup tanpanya, entah itu obat- obatan telarang, judi, akohol, internet, atau hal- hal lainnya.
 
Apa gangguan kecanduan internet? kondisi itu pertama kali ditemukan oleh seorang ahli jiwa bernama Ivan Goldberg. Seseorang yang menderita kondisi ini akan menunjukan gejala ini:
  • Sering lupa waktu atau mengabaikan hal- hal yang mendasar saat mengakses internet terlalu lama.
  • Gejala menarik diri, seperti merasa marah, tegang, atau depresi. Ketika internet tidak bisa diakses.
  • Munculnya sebuah kebutuhan konstan untuk meningkatkan waktu yang dihabiskan.
  • Kebutuhan akan peralatan komputer yang lebih baik dari aplikasi yang lebih banyak untuk dimiliki memiliki derajat kepuasan yang sama.
  • Sering berkomentar berbohong, rendahnya prestasi, menutup diri secara sosial, dan kelelahan ini merupakan dampak negatif dari pengguna internet yang berkepanjangan.
Kecanduan internet ada 3 jenis:
  • Bermain game yang berlebihan
  • Kegemaran seksual
  • Email/ pesan teks
5 cara mengatasi kecanduan internet:
  1. Cari tahu masalahnya
  2. Kenali pemicunya
  3. Kurangi sedikit demi sedikit kebiasaan berlama- lama di internet
  4. Ubah pola kebiasaan online
  5. Atur ulang jadwal rutinitas
Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik, kebiasaan berinternet yang sehat adalah dengan menyesuaikan jadwal dan juga kepentingan, serta tidak melupakan tanggung jawab yang dimiliki oleh masing- masing individu. Walau kini dunia maya selalu saja menghadirkan inovasi- inovasi terbaru, yang mana memungkinkan mereka yang tidak memiliki depresi berat, kecemasan atau gangguan sosial untuk ketagihan melakukan kegiatan dalam dunia maya. Dengan demikian kebijaksanaan sebagai pengguna adalah dibutuhkan untuk menimbanginya.
 
 
sumber:
 
by: TIARA NABILLA (17512374)